Beranda ARTIKEL Potensi Diri Adalah Jalan Menuju Rezeki Dari Allah

Potensi Diri Adalah Jalan Menuju Rezeki Dari Allah

43

Sering kita mendengar ungkapan Jodoh, Maut dan Rezeki itu datangnya dari Allah SWT, Allah memberikan kita kemampuan untuk berfikir tentang potensi yang kita miliki sehingga akan mengalir rezeki untuk kita bertahan hidup dan melangsungkan kehidupan.

Allah SWT Berfirman bahwa:

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

Artinya:sungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya( QS. At-Thin:4).

Berdasarkan ayat di atas bahwa Allah menciptakan manusia berbeda dengan mahluk ciptaan Allah yang lainya, seperti Jin, Setan, Malaikat bahwan Hewan, Manusia diciptakan Oleh Allah dengan Akal “aklun” memiliki otak untuk berfikir dan memiliki Hati untuk merasakan ini yang menjadikan perbedaan manusia dengan mahluk yang lainya. Ayat Al-qur’an di atas harus kita renungkan bahwa kita harus bersyukur menjadi manusia dengan cara beribadah sesuai dengan perintah Allah dan Rosullah, dengan cara beribadahlah bentuk penghargaan kita kepada sang Kholiq.

Allah memberikan potensi manusia untuk mengekplore diri sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, pada dasarnya manusia diciptakan beranekaragam karakter, pribadi dan kemampuan diri, manusia satu dengan yang lainya saling berbeda baik dalam berfikir, kepribadian, keahlian bidang, kekuantan,  bahkan kecerdasaan yang dimilikinya.

Bekerja adalah bentuk Ikhtiar kita kepada Allah untuk jalan menuju rezeki sebagai kelangsungan kita hidup di dunia, Allah emang maha segala galanya tetapi kita juga harus bekerja untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, tidak ada spontanitas apa yang kita inginkan itu bisa kita miliki tetapi kita juga harus berikhtiar untuk mendapatkan rezeki untuk kelangsungan hidup kita. Allah SWT berfirman :

إِنَّ اللّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Artinya “Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar Ra’du: 11)

Berkaitan Dengan Bekerja kita memiliki Potensi diri yang harus kita maksimalkan untuk mendapatkan rezeki dari Allah SWT sebagai jalan menuju kesuksesan dunia dan akherat, kita sukses di dunia belum tentu juga sukses di akherat karena terkadang tidak seimbang antara dunia dan akherat, misanya kita sukses di dunia memiliki kebun yang luas penghasilan melimpah serba berkecukupan cuman kita tidak menyisihkan untuk zakat dan shodaqoh maka kita akan dimintai pertanggung jawaban di akherat, oleh karena itu kita harus seimbang antara sukses dunia dan sukses beribadah.

Potensi yang kita miliki haruslah kita manfaatkan karena itu anugrah dari Allah SWT, Allah memberikan  kita kecerdasan bekemampuan yang berbeda satu dengan yang lainya tujuanya adalah untuk kelangsungan hidup dan saling membutuhkan dan membantu satu sama yang lainya. Kita memiliki potensi dalam hal bertani menanam padi misalnya pasti ada orang yang tidak bisa menanam padi, atau lainya misalnya kita diberikan potensi oleh Allah melukis tidak semua orang bisa melukis, dua contoh tersebut adalah bukti Bahwa Pontensi diri Kita adalah anugrah menuju rezeki dari Allah.

Allah menciptakan manusia itu ahsani taqwim (dengan bentuk sebaik baiknya) jadi bagaimanapun keadaan manusia tersebuat pasti ada manfaatnya bagi orang lain dan Allah tidak menciptakan manusia yang tidak bermanfaat didunia ini bahwan orang gila pun bermanfaat bagi manusia manfaatnya yaitu agar manusia lain berfikir bahwa nikmat sehat dan normal adalah anugrah dan harus kita syukuri untuk beribadah kepada Allah. Mari kita manfaatkan potensi diri kita dan jangan  merasa rendah hari dengan anugrah yang diberikan dari Allah untuk kita. (Mr. Ahmad/Pai Kec. Gunung Alip Lampug)