Beranda ARTIKEL Jalan Menuju Surga Dalam Arti Sebuah Nama

Jalan Menuju Surga Dalam Arti Sebuah Nama

13

Nama adalah doa, orang tua akan berusaha memberikan nama yang terbaik untuk anak-anaknya, karna berharap nama yang diberikan akan menjadikan masa depan anaknya akan seperti namanya.
Besarnya harapan orang tua melalui nama yang diberikan kepada anaknya dipengaruhi oleh besarnya kecintaan orang tua kepada anak. Orang tua berharap agar anak kelak bisa tumbuh dewasa sesuai dengan kandungan makna dalam nama tersebut.
sebagai orang tua muslim yang taat kepada Allah tentu akan meletakkan harapan yang benar, yakni harapan agar anaknya kelak tumbuh dewasa menjadi insan saleh. Karena dengan kesalehan yang dimilikinya niscaya ia akan menjadi insan yang tampan, lebih canti, lebih kaya dan lebih tinggi pangkatnya di mata Allah SWT serta akan terwujud kelak semua harapan dalam kehidupan serta abadi. Dan itulah kekayaan yang diinginkan oleh orang tua dan diridhai oleh Allah SWT. Sebagaimana isyarat Nabi dalam hadisnya:
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم ليس الغني عن كثرة العرض و لكن الغني غني النفس (رواه البخاري و مسلم)
Dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Kekayaan itu bukanlah dari banyaknya harta, tetapi kekayaan itu terlihat dari banyaknya hati (perasaan)”. (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Sebagai penanggung jawab dan pemeliharaan anak orang tualah yang menentukan tujuan mendidik anak tersebut karena orang tua adalah pendidik utama dan pertama bagi anak. Dimana anak saat itu masih polos, belum mengetahui apa-apa. Sehingga orang tualah yang akan memberi corak dalam kehidupanya, sebagaimana Hadis dari Abi Hurairah:
عن أبي هريرة رضي الله قال قال رسول الله صلى عليه و سلم ما من مولود إلا يولد على الفطرة فأبواه يهودانه او ينصرانه او يمجسانه (رواه البخاري)
Dari Abu Hurairah r.a ia berkata, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seseorang yang dilahirkan kecuali dalam keadaan fitrah suci dari kesalahan dan dosa maka orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani dan Majusi”. (HR. al-Bukhari).
Apabila orang tua mengarahkan pada ajaran Islam, maka berdasarkan hadis di atas insyaallah anak akan berjalan sesuai dengan ajaran Islam. Demikian juga dengan nama, apabila orang tua meletakan harapan kesalehan anak, insyaallah dengan sering dilafalkan nama sebagai doa akan membina anak menjadi anak shaleh. Karena itu orang tua harus menentukan harapan baik yang terkandung dalam nama tersebut dengan memberinya nama yang baik.
Islam menganjurkan pemilihan nama yang baik, kerana ia menjadi identitas seseorang dan nama itulah ia akan dikenali sepanjang hayat dan menjadi sebutan sampai di akhirat kelak. Apabila orang memanggilnya dengan nama tersebut, maka pada sepanjang hayatnya, mereka berdoa untuk anak tersebut.
nama-nama islami
Sebagai seorang Muslim meyakini bahawa nama yang diberikan kepada anak di dunia akan kekal digunakan di akhirat. Abu Darda ada meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda:
إنَّكُمْ تُدْعَوْنَ يَوْمَ القِيامَةِ بأسْمائكُمْ وأسماءِ آبائِكُمْ فأحْسِنُوا أسْماءَكُمْ
“Sesungguhnya kamu akan diseru/ dipanggil pada hari Kiamat nanti dengan nama-nama kamu dan juga nama bapak-bapak kamu, maka baguskanlah nama-nama kamu.” (Riwayat Imam Abu Daud dari Abu Darda’ r.a.)
Anak-anak adalah harapan orangtua, sudah seharusnya sebagai orangtua dapat menjaga anak-anak, memberikan kebagaian kepada anak-anaknya. Berikan yang bisa menjaminkan hidup anak anak bahagia di dunia dan di akhirat. Sebagaimana dalam Al-Qur’an di jelaskan
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai ( perintah ) Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”, Q.S. A-Tahrim/66: 6
Ayat di atas sebagai tuntunan bagi umat Islam untuk meneladani Nabi dalam menjaga keluarganya. Tuntunan tersebut meliputi tentang menjaga diri dan keluarga dari api neraka. Surat at-Tahrim ayat 6 ini menggambarkan bahwa pendidikan harus diawali dari rumah. Artinya, ayat ini menekankan orangtua untuk memperhatikan keluarganya dan salah satu yang harus di laukan pertama untuk anak anaknya, berikan nama yang terbaik., karena nama akan menghantarkan anak – anak kita menjadi anak yang sesuai dengan nama yang kita berikan. (Ratnawiyah,S.Ag.MA/Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus)